Mahasiswa pasti akrab dengan
tempat makan yang enak dan murah meriah di sekitaran kampusnya. Begitupun di
UNS. Kali ini saya akan sharing tentang bakso pertanian. Tempatnya didekat
fakultas pertanian menjadikan bakso ini populer dengan sebutan demikian.
Tempatnya asri, ada pohon
beringin yang rindang menaungi mahasiswa yang sedang asyik bercengkrama, nugas
atau berniat beli bakso.
berikut penampakan bakso siap santap pesanan saya
Penjual bakso menggunakan motor
yang menjadi penyangga gerobaknya dan sering mangkal di gazebo dekat danau
pertanian. Jadi, kalau sudah habis dagangannya, bisa pulang dengan naik motor. Bapak
penjual tidak membuat lapak disini.
Cara pembelian bakso menggunakan sistem self service alias ambil sendiri. Ada bola bakso kecil,
sedang dan yang besar berisi telur ayam, ada pula tahu mentah, pangsit dan
bakwan bulat.
Kalau saya sering mengambil
sepuluh bahan yang kecil-kecil supaya bayarnya 5 ribu saja. hehe. Lagian saya
kurang suka dengan bakso isi telur ayam, jadinya gede, tapi telur ayamnya
kurang berasa bumbunya.
rasanya seperti apa? ya seperti bakso. dagingnya kerasa. kuahnya asin gurih, kita bisa menambahkan irisan daun bawang sesuka kita. Mau dikasih sedikit boleh, mau ambil agak banyakan juga gak papa.
rasanya seperti apa? ya seperti bakso. dagingnya kerasa. kuahnya asin gurih, kita bisa menambahkan irisan daun bawang sesuka kita. Mau dikasih sedikit boleh, mau ambil agak banyakan juga gak papa.
Jika beruntung, ada juga seorang
penjual dawet ayu disini. Segelas es dawet segar dihargai 3000 rupiah saja. Sangat
hemat dan harganya sangat pas untuk kantong mahasiswa yang nyidam bakso tapi
tetap bisa irit biaya hanya dengan 8000 saja.
Parkir disini gratis karena masih
areal kampus. Saya makan berdua dengan Rini, teman seprodi kala itu. Jika main
ke UNS, tak ada salahnya untuk mampir dan mencoba bakso danau pertanian.
Dijamin tidak akan menyesal, rasanya nikmat, di kantong bersahabat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar